Assalamu’alaikum
warrahmatullahi wabarakatuh..
Teruntuk suamiku
yang kucintai karna Allah.. ^_^
Pangeran yang
ku sayangi apa kabar dirimu? hatimu?dan semangatmu?
Semoga selalu dalam kondisi sehat, dan
tetap semangat melawan kaum kuffar tanpa gentar..
Suamiku yang sholih..
melalui surat ini aku ingin
mengabarkan bahwa keadaanku dan buah hati kita alhamdulillah dalam keadaan baik,Allah
begitu menyayangi kita berdua sehingga selalu mendapat nikmat dari-NYA dikala
dirimu tak ada disamping kami..
Oya,suamiku ada kabar gembira untukmu,
sekarang syahidah buah hati kita sudah pandai mengaji,hafalan surah-surah
pendeknya sudah cukup banyak mulai dari an-nas sampai al-fil..,dan dia sudah
mulai sekolah,di TK dekat rumah.. syahidah menitipkan salam untuk abinya
tercinta.. katanya syahidah sayang abi.. ^_^..
Suamiku yang sholih..
Sudah satu tahun lebih sebelas bulan,
dirimu meninggalkanku dan buah hati kita disini,hmm..ada sepi yang mengusik
kala malam tiba dan juga Ada selaksa rindu saat memandang wajahmu dialbum foto
pernikahan kita.. bayangmu selalu hadir dalam sujud panjangku disepertiga malam,saat
aku bermunajat pada-NYA. aku merindukan senyummu,aku merindukan suaramu,dan aku
merindukan kecupanmu dikeningku sebelum tidur.. namun usah pedulikan rasa
rinduku ini,karna aku tau disana kau ada untuk membantu saudara-saudara seiman
yang sedang dizholimi,aku lebih bahagia karna itu dan rasa rinduku ini akan
menguap bersama kebahagiaan karna suamiku adalah seorang pejuang ^_^ .. aku tak
akan menyuruhmu pulang untuk menemani aku dan syahidah disini meski kadang
syahidah bilang “ummi,abi kapan pulang,aku kangen abi..kapan kita bisa
jalan-jalan?seperti teman-teman syahidah yang lain” pertanyaan itu membuatku
sedih dan menangis,hanya senyuman yang bisa kuberikan pada syahidah dan dia
mengerti arti senyuman dan air mataku bahkan sering kali ia mengusap air mataku
dengan tangan mungilnya , hmm..aku bertekad takkan menyuruhmu pulang..aku hanya
terus dan terus berdo’a agar dirimu
diberikan kekuatan dan perlindungan dari-NYA.. aku hanya ingin cita-cita dan impianmu
tercapai ,impian yang dulu kau ucapkan disaat awal pernikahan kita bahwa suatu
waktu kamu akan pergi meninggalkanku untuk pergi ke bumi jihad,dan syahid
disana.. cita-cita dan impian yang sangat mulia,dan aku ingin menjadi orang
pertama yang mendukungmu untuk hal itu..
Suamiku..yang sangat kusayangi karna
Allah..
Kadang air mata ini menetes ketika ku
dengar kabar tewasnya para mujahidin disana,dibumi jihad afghanistan. aku tak
tau apakah engkau termasuk didalamnya,karna sampai saat ini aku belum mendengar
kabarmu dari sana..
Hanya kadang aku bermimpi dirimu
datang menemuiku dengan membawa dua burung putih,entah aku tidak tau maksud
dari mimpiku itu,hmm mungkin dua burung itu adalah dua bidadari surga yang
menyambut kedatanganmu kesurga-NYA..
Ahh...Tapi aku tepiskan hal itu,karna
itu hanyalah bunga tidurku..
Entah Hatiku merasakan bahwa engkau
masih ada dan menunggu kabar dariku..
Dan sekarang alhamdulillah ada
kesempatan untukku mengirimimu surat ini karna kebetulan ada serombongan
mujahid yang akan pergi kesana untuk membantu,dan aku menitipkan surat ini
kepada mereka untuk disampaikan kepadamu..
Ada rasa senang yang menyelimuti
diriku akhirnya aku bisa memberi kabar untukmu..meski aku tak tau apakah kau
masih disana ataukah sudah berada disisi-NYA ditemani dua bidadari surga..
Tapi aku tak putus asa dan tetap
mengirimkan surat ini,paling tidak aku sudah sangat bahagia mengungkapkan perasaanku melalui
surat ini.. ^_^..
Pangeran dunia dan surgaku..
Terbayang diwajahku,saat kau membaca
surat ini..mungkin kau akan senyum kecil dan lekas membalas suratnya,,..ya itu
yang menjadi harapanku..
Namun pabila engkau sudah tiada mungkin
surat ini akan terus berada dalam tas para mujahid itu dan mungkin juga turut
ikut dalam peperangan dan surat itu akan bersimbah darah mujahidin yg
membawanya.. hanya Allah yang tau apakah
surat ini akan sampai kepadamu atau tidak..
Suamiku.. entah akhir-akhir ini
menginjak dua tahun kepergianmu ke afghanistan...
ada dilema yang menghantui hatiku,hatiku
begitu tercabik bila membayangkannya lagi..
saat membayangkan kelak disurga-NYA
kau akan meminang 72 bidadari yang cantik jelita.. sedang aku akan bersama
siapa nanti?? Ada rasa sakit dan sedih yang begitu besar dihatiku.. ada
perasaan cemburu yang begitu menyiksa batinku,tapi aku sadar itulah hadiah yang
layak kau terima atas perjuanganmu , dan aku harus menerimanya..menerima semua
ketentuan-NYA.. :’(
suamiku..
jika ada kesempatan dan Allah
izinkan.. aku juga ingin kesana,menyusulmu dan menemuimu atau menyusul kesyahid-an mu pabila kau telah lebih dulu
melenggang ke surga-NYA..
aku ingin meneruskan perjuanganmu..
aku ingin menolong saudara-saudara
kita yang disiksa dan didzolimi..
yaa... aku juga ingin bergelar
mujahidah..
gelar yang begitu mulia.. gelar yang
hanya disandang oleh orang-orang terpilih..
aku ingin darahku turut membasahi
tanah para syuhada .. dan tanganku bisa berkesempatan menenteng senjata dan
menembak salah satu dari musuh abadi para mujahidin..orang-orang Kafir yang
keji!!
memerahkan tanah yang gersang..
membasahi tanah yang kering..
kuberharap nanti aku bisa pergi
berjihad kesana.. saat syahidah,buah hati kita sudah beranjak besar.. tumbuh
dengan semangat jihad dan ilmu tauhid yang sempurna.. dan syahidah telah siap
untuk aku tinggalkan karna kewajibanku untuk memberinya bekal keislaman dan
akhlaq telah selesai..
tinggal bagaimana nanti aku yakinkan dia..
agar dapat menyusulku juga,menyusul kita orang tuanya untuk berjiad bersama
suaminya kelak..
suamiku.. sejuta asa telah kurangkai
dalam bingkai kehidupan bersamamu..
melaluimu.. aku banyak tau tentang
suatu amal yang derajatnya paling tinggi..
melaluimu.. aku banyak tau tentang
surga yang telah menunggu untuk ditempati..
melaluimu... aku banyak tau tentang
adanya Cinta diatas cinta..
ya saat aku harus merelakan dirimu
orang yang kucintai berjuang,dan menemui sang pemilik CINTA..
itulah saat aku belajar bahwa ada
cinta diatas cinta.. karna cintaku hanyalah seujung jari jika dibanding
cinta-NYA padamu..
suamiku.. ketahuilah aku
mencintaimu..aku menyayangimu..
tak pernah ku kecewa atau menyesal
menikah denganmu..
walau harus hidup susah..tapi aku tak
pernah merasa susah..
aku bahagia..malah bahagiaku melebihi
orang-orang yang diberi harta berlimpah..
aku bahagia mendapatkanmu dan juga
syahidah sebagai pelengkap pernikahan kita..
aku bahagia suamiku..
itulah sekelumit rasa yang aku rasakan
saat ini,itulah impian yang akan kuraih..itulah ungkapan cintaku untukmu
suamiku..
suamiku sayang..
sekian dulu suratku ini.. buah hati
kita,syahidah sudah sedari tadi merengek minta diantarkan ke sekolah,bidadari
kecil kita sangat bersemangat dalam belajar sama sepertimu ^_^..
sekali lagi aku bersyukur karna Allah
memberi kesempatan untukku sehingga dapat
memberi kabar untukmu..
semoga nanti masih diberi kesempatan
untuk mengirimimu surat atau bahkan diberi kesempatan untuk bertemu denganmu
kembali..
titip salam untuk kaum kuffar sebelum
kau menembaknya..
salam dariku.. yang insya Allah kelak
juga akan membunuh salah satu bahkan puluhan orang dari mereka.. ^_^..
doaku selalu menyertai langkahmu
suamiku.. langkah jihadmu dibumi jihad AFGHANISTAN..
dari istrimu
yang mencintaimu karna Allah..
~...(Penulis : Pelangi Senja - LAILA )...~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar