Sabtu, 02 Februari 2013

Wujudkan Indonesia Berdaulat !!



OPINI : NURLAILA SUCIANA ( Pend.Geografi Universitas Negeri Jakarta)

Bicara tentang indonesia tidak lepas dengan yang namanya “kedaulatan” ,kebanyakan orang mungkin berfikir bahwa negara indonesia yang kita cintai ini sudah sepenuhnya berdaulat dengan adanya pengakuan dari negara lain yang terjadi pada tanggal 27 Desember 1949, Belanda mengakui kemerdekaan Indonesia yang ditandatangani di Istana Dam, Amsterdam, Belanda. Hal itu terjadi selang empat tahun setelah proklamasi kemerdekaan RI. 

Tapi apakah hal itu cukup untuk membuktikan bahwa indonesia adalah negara yang berdaulat?
apakah cukup hanya dengan sebuah “pengakuan” tapi tidak diiringi dengan hakikat kedaulatan yang sebenarnya?apakah indonesia dikatakan berdaulat jika sebagian kekayaan alamnya dikuasai asing?apakah indonesia dikatakan berdaulat jika perekonomian saja masih dicampuri pihak asing? Apakah indonesia dikatakan berdaulat jika apa yang kita konsumsi selama ini adalah buatan asing?
Sebagai contoh kita mandi dengan menggunakan sabun lux dan sikat gigi dengan Pepsodent semua produk itu adalah milik Unilever dari Inggris,dan kendaraan yang kita kendarai rata-rata buatan jepang. lalu apa yang bisa kita banggakan sebagai orang Indonesia, semua yang kita pergunakan sehari-hari adalah milik Negara asing atau MADE IN ASING dan ternyata yang asli buatan Indonesia hanya Koruptor saja ? Cuma koruptornya saja yang asli Indonesia. sudah barang tentu para pendiri Republik ini akan marah besar bila mereka melihat Ketidakberdaulatan Indonesia sekarang ini. 

Ketidakberdaulatan indonesia terutama dalam hal kekayaan alam  tidak lepas dari campur tangan pemerintahan orde baru yang menjadi pintu gerbang pihak asing dalam memasuki negara yang kaya akan sumber daya alam ini.Tercatat perusahaan asing pertama yang masuk dan beroperasi di Indonesia adalah Freeport Sulphur, dimulai pada tanggal 7 April 1967, dimana Penandatangan kontrak ini hanya beberapa minggu setelah Soeharto dilantik sebagai Pejabat Presiden RI, Soeharto langsung memberikan ijin kepada sebuah perusahaan pertambangan Amerika Serikat, untuk melakukan exploitasi pertambangan tembaga di gunung Ertsberg, yang terletak di Kabupaten Fakfak, Propinsi Irian Barat (sekarang sebagian besar areal konsesi Freeport berada di wilayah Kabupaten Mimika, Papua).Pemerintah orde baru Dengan seenaknya membiarkan pihak asing merampok secara besar-besaran sumber daya alam negara kita.

kita harus sama-sama menyadari dengan kekayaan alam yang melimpah TIMAH,EMAS,MINYAK BUMI,BAHKAN URANIUM dan masih banyak lagi.. Indonesia masih saja tetap MISKIN!!! hutang yang semakin besar tapi kekayaan alam sudah hampir habis di rampok oleh mereka yang senang berpesta pora di atas penderitaan rakyat.
Mampukah kita bangkit kembali sebagai bangsa yang berdaulat?? jika sifat masyarakat kita yang mudah menjadi pelupa serta ketiadaan kemampuan dalam mengidentifikasi persoalan yang sebenarnya terjadi, maka sampai kapan pun republik ini tetap tidak akan berubah, malah dikhawatirkan kedepannya akan lebih parah apabila masyarakat masih terbuai dan terpesona dengan model pencitraan semu yang dilakukan para pemimpin karbitan yang sudah tidak lagi malu-malu lagi mengiklankan diri bagaikan pahlawan kesiangan.

Bangsa ini harus berdaulat atas kekayaan sendiri dan menjadi tuan dinegeri sendiri. Kekayaan bangsa ini harus dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat serta hasil pertumbuhan Indonesia harus dinikmati secara merata oleh masyarakat. Selain itu, Pemerintahan yang pro rakyat dimana pelayanan publik menjadi prioritas utama tanpa terjebak dalam praktek KKN menjadi resolusi bersama anak bangsa ditahun 2013 ini.

(pesan : Jangan lagi kita terfokus pada satu titik permasalahan,jangan terlalu dipusingkan dengan urusan diluar bidang kita,cobalah untuk fokus “mendaulatkan” indonesia sesuai bidang kita masing-masing. orang-orang seni mendaulatkan indonesia dengan seninya,orang-orang desain mendaulatkan indonesia sesuai bidangnya,orang-orang geografi juga mendaulatkan indonesia sesuai bidangnya,sebagai contoh misalkan sarjana IPB fokus dengan kondisi pertanian indonesia tidak hanya sekedar memberi penyuluhan tentang kegiatan bertani tapi juga terjun langsung dalam usaha pencapaian kedaulatan indonesia dibidang  pangan . ,jika kita fokus mendaulatkan indonesia sesuai bidang kita insya Allah akan terlihat hasilnya.)

Mari kita wujudkan INDONESIA BERDAULAT !!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar