Sabtu, 28 April 2012

_DIUJUNG PENANTIAN _


oleh LAILA pada 6 April 2011 pukul 10:00 ·


Pantai selatan,merupakan saksi bertemunya dua insan manusia yang saling mencintai,seorang pemuda dari tanah sunda yang tampan,berkulit putih,dan bibir yang merah  bernama yusuf dengan seorang gadis dari tanah minang yang begitu cantik,pipinya merah merona,dengan kulit putih dan suara yang lembut,bernama Zahra.
kisah ini dimulai ketika dua orang itu bertemu dalam sebuah perlombaan seni antar wilayah di indonesia ,yusuf adalah wakil dari jawa barat dalam seni lukis sedangkan Zahra adalah wakil dari tanah minang dalam seni tari, perlombaan itu dilangsungkan disebuah pantai yang indah nan elok,pantai selatan Pelabuhan ratu tempat asal yusuf.
***
Sebelum perlombaan dimulai yusuf berjalan-jalan menelusuri tepian pantai,sambil menunggu matahari terbenam.langkahnya terhenti saat melihat sosok wanita yang wajahnya tak terlalu jelas dilihatnya karna pancaran sinar matahari yg menyembunyikan wajahnya,”cantik..”gumamnya.. perlahan yusuf menghampiri wanita itu..”hay selamat sore..”,sapa yusuf sekenanya, “hy..selamat sore juga”..jawab Zahra singkat..”kau peserta lomba ya?..”..”ya aku salah satu peserta lomba itu,dikau?”..”ya aku juga,lalu sedang apa kau disini..?”..”aku sedang mengamati kekuasaan Allah,sungguh menyenangkan”..”iya betul,sangat menyenangkan”..jawab yusuf singkat sambil menatap wajah Zahra.. “ada apa knapa kau tatap aku,seperti it?”..”oh tidak apa-ap,oya aku yusuf,namamu siapa?”..”Zahra”…”nama yang indah”..”terimakasih”.. suara alarm pun berbunyi tanda perlombaan akan dimulai.. “lombanya sudah dimulai,ayo kita kesana”ajak yusuf…”oke”..
***
Perlombaan itu berlangsung selama tiga hari,dan dalam waktu yang singkat itu,yusuf mencoba mendekati wanita,yang membuatnya jatuh cinta pada pandangan pertama.pada suatu sore yusuf mengajak Zahra untuk berjalan ditepi pantai sekedar menunggu terbenamnya matahari,deburan ombak,dan kicauan burung mengiringi langkah kaki mereka,,yusuf menghentikan langkahnya,diambilnya tikar yang dibawanya di dalam tasnya,”Zahra sepertinya tempat ini cukup bagus untuk melihat matahari terbenam,kita duduk disini saja ya”ucap yusuf dengan senyum lebar yang menghiasi wajahnya.. “baiklah..”..cukup lama mereka berdiam diri tanpa berbicara satu sama lain,akhirnya Yusuf beranikan diri u/ memulai pembicaraan, “Zahra..aku boleh menanyakan sesuatu?”..”menanyakan apa?”..”rumahmu dimana zahra?”…”rumah?..aku tak punya rumah”..”maksudmu?”..”ya aku tak punya rumah,aku tinggal disebuah panti asuhan”..”orang tuamu?”..”orang tuaku sudah meninggal saat aku masih kecil”..”oh maaf zahra,bila aku membuatmu mengingat hal itu”..”tidak apa,peristiwa itu sudah lama,jadi rasa sedihku,sudah agak berkurang,sekarang aku tinggal bersama bunda angkatku”..”oh gitu,hmm.aku salut denganmu,kamu sosok yg tegar”..”kalau kamu tinggal dimana yusuf?”..”aku sama denganmu,orang tuaku sudah meninggal,skarang aku tinggal bersama nenekku di sebuah gubuk disebrang pantai,waduh jadi curhat nih aku” ..”gpp qo suf”..perlahan matahari terbenam ,mereka berdua memutuskan untuk kembali ketempat perlombaan,”semoga kita menang ketingkat selanjutnya ya Zahra..supaya kita bisa bertemu lagi nnt di Negara tetangga Malaysia”..”iya yusuf..semoga,kamu baik”..
Mereka berdua terpilih sebagai wakil dari Indonesia dibidang masing-msing “syukurlah kita menang Zahra,oya Zahra kamu akan kembali ke minang?”..”ya yusuf aku akan pulang ke minang,sampai bertemu lagi ya yusuf”..sambil melambaikan tangannya Zahra meninggalkan yusuf..”zahraa???” teriak yusuf,”Zahra ada yang akan kunyatakan saat kita bertemu nanti”..”baiklah yusuf,sampai bertemu lagi”sahut Zahra dari kejauhan..
***
            Tiga bulan kemudian yusuf,bertemu lagi dgn Zahra disebuah kapal pesiar yg akan membawa mereka ke Malaysia,didalam kapal pesiar yusuf mengatakan sesuatu yg dia janjikan kpd Zahra tiga bulan yg lalu,,”Zahra..aku ingin mengatakan sesuatu padamu,sebenarnya saat pertama kali aku mengenal mu aku jatuh cinta padamu,kamu adalah wanita yang sempurna dimataku,Zahra maaf bila aku menyatakan hal ini begitu cepat,tapi perasaan ini tak dapat kupndam lbih lama,bagaimana Zahra?apakah perasaan yg kamu rasakan sama seperti yang aku rasakan??”..”yusuf,pemuda yang tiga bulan yang lalu kukenal,sosok pemuda yang mandiri,pemuda yg tegar dan pemberani,perasaanku juga sama terhadapmu,sejak pertama bertemu denganmu,aku tlah jatuh hati”ucap Zahra,dengn menatap wajah yusuf.. “Zahra maukah kau menjadi pendamping hidupku?” “aku tidak bisa menolak yusuf”jawab Zahra dengan senyum manja yg menghiasi wajahnya..
***
            Sampailah mereka dimalaysia,dan hasilnya yusuf keluar sebagai pemenang dalam perlombaan itu,dan Zahra hanya mendapatkan juara kedua dalam bidangnya.sebelum kembali ke Indonesia dan ketempat mereka masing-masing,yusuf berkata pada Zahra “Zahra kita berdua akan dipisahkan kembali,dipisahkan oleh pulau yang terbentang dari rumahku hingga rumahmu,Zahra aku akan melamarmu,,aku tunggu kamu di tepi pantai dekat dermaga ,tanggal 23 agustus pukul 9 pagi,ya 2 bulan lagi,Zahra.. :)”…”baiklah yusuf,orang yang kucintai,aku akan menemuimu,di tepi pantai dekat dermaga tunggu aku disana ya yusuf..semoga Allah menemukan kita kembali ”….
***
            Zahra kembali ke minang dengan membawa kabar gembira untuk bunda angkatnya,mengenai laki-laki yg akan melamarnya..namun setibanya dirumah ada sebuah mobil mewah yg terparkir didepan panti asuhan,saat Zahra masuk ..”assalamu’alaikum bunda”..”wa’alaikumsalam Zahra,akhirnya kamu datang nak,perkenalkan ini bu kultsum dan ini anaknya rama,mereka adalah donator panti asuhan ini”..”Zahra..”..”kultsum..”..”Zahra”..”rama” maksud kedatangan ibu ini,adalah untuk menjodohkanmu,dengan nak rama” …”apa???”Tanya Zahra kaget..”iya sayang kamu dijdohkan dengan rama,sejak tadi bunda dan bu kultsum sedang membicarakan perihal waktu pernikahan kalian,kami spakat pernikahan mu akan dilangsungkan 2 bulan lagi kira”-kira tanggal 23 agustus..”..”bun,qo mendadak sekali??,aku belum mengenal rama bun”..”zahra sayang pernikahan ini lebih cepat dilangsungkan lebih baik,rama pemuda yang baik,dan bertanggung jawab qo,mapan lagi,cinta itu akan datang,seiring berjalannya waktu,oke saying?”..”baiklah bun” jawab Zahra sambil berjalan menuju kamarnya,sampai dikamarnya Zahra menangis,”ya Allah apa yang harus ku lakukan aku tak mencintainya aku mencintai yusuf,yusuf hanya yusuf”
***
            1 minggu setelah itu rama dating ke panti asuhan,”selamat siang bu,ada Zahra? ”..”selamat siang nak rama,oh zahranya ada,sebentar yaa,Zahra sayang??” .. “iya bun”..”ada nak rama ingin bertemu”..”iya bun,sbentar lagi aku keluar”..
“ada apa?”Tanya Zahra sinis..”tak usah sinis gitu kali,biasa aja,maksud kdatanganku ksini,untuk membatalkan pernikahan itu,kamu juga tak setuju kan dengan pernikahan itu,sama halnya denganku,aku sudah punya calon”..”oh begitu..iya aku juga punya calon,tanggal 23 agustus nnt  aku berjanji akan menemuinya  didermaga,tapi aku bingung rama,apa yang harus kukatakan pada bunda?” ..”tenang itu urusanku Zahra,aku yang akan menanganinya”..”trimakasih banyak ya ram”..”iya sama-sama ra”..
***

            Satu hari sebelum pernikahan Zahra dan rama,rama memberitahukan Zahra ,agar Zahra segera pergi menemui yusuf..zahra pun mengiyakannya,kira-kira pukul 5 tanggal 23 agustus zahra sampai didermaga,karna saat itu masih gelap,Zahra memutuskan u/mencari tempat penginapan,namun swaktu menyebrang jalan raya,Zahra tertabrak mobil yg lewat begitu kencang,seketika itu juga Zahra tergeletak lemas dengan cucuran darah di sekujur tubuhnya,,nelayan-nlayan yang mlihat keadaan Zahra segera membawanya kerumah sakit,sesampainya dirumah sakit,Zahra dibawa ke ruang UGD,Zahra segera ditangani oleh dokter,ternyata tulang kaki zahra patah akibat benturan mobil yg mnabraknya,kaki Zahra harus di amputasi,pihak rumah sakit tidak boleh seenaknya mengamputasi kaki seeorang,untungnya  disaku celana zahra ditmukan kartu identitasnya,lalu phak rmah skit segera mnghbungi ibunda Zahra,dan ibunda Zahra dengan sangat terpaksa menyetujuinya,karna u/kbaikan Zahra..

Saat Zahra terbangun dari tidurnya,Zahra kaget karna melihat bundanya dan rama ada bersamanya,”bunda?rama?dimana aku?”..”kamu sudah terbangun nak”jawab bunda dengan isak tangis..”kenapa bunda menangis?”..”tidak apa-apa sayang”.. Zahra merasakan ada sesuatu yang berbeda dengan kakinya,segera Zahra membuka selimut yang menutupi bagian kakinya,”manaaa kaki ku bun,,mana kaki ku,mana??”Zahra berteriak histeris..”sabar saying..sabar anakku,,ini sudah ketentuan Allah nak,”ucap bunda sambil menangis dan memeluk Zahra..”bunda kakiku bun,kakiku tak ada bunda..”ucap Zahra meraung-raung..

Diwaktu yang bersamaan yusuf menunggu kehadiran Zahra dengan setia,pagi pun berganti siang tak ada sosok wanita yg dia tunggu,siangpun berganti sore,tak terlihat kedatangan Zahra,dari setiap kapal yg merapat kedermaga,sore pun berganti malam,tampak kekecewaan diwajah yusuf “Zahra,,dimanakah dirimu?,apa kau lupa janji kita?zahra aku akan tetap manantimu walau sampai akhir waktuku Zahra,aku mencintaimu zahra”..yusuf pun kembali kerumahnya,begitu pula Zahra yg kembali ke minang setelah mendapatkan perawatan dari medis..

Dua tahun pun berlalu,Zahra selama ini dirawat oleh rama dan istrinya,rama sudah menganggap Zahra sebagai adiknya sendiri,suatu hari di minang ada pameran lukisan,Zahra ingin melihat pameran itu..”ram,aku ingin ke pameran lukisan,boleh kah kau dan istrimu mengantarku kesana?”..”oh tentu Zahra,besok kita kesana”.

(ternyata pemeran lukisan itu adalah milik yusuf pemuda yg disukainya,di pameran itu ada lukisan wajah Zahra yg dibuat oleh yusuf sewaktu dikapal pesiar,yusuf berkata pada anak buahnya untuk memberikan lukisan itu kepada siapapun yg menginginkannya..)

Sesampainya disana Zahra melihat-lihat koleksi lukisan yang terpajang didinding ruangan,matanya tertuju pada sebuah lukisan yang mirip dengan wajahnya,,segeralah dia mendekati lukisan itu,”mirip sekali denganku”ujar Zahra,lau Zahra memanggil karyawan yg ada disana,”mas-mas,lukisan ini dijual berapa??”..”oh yang ini mba,ini tidak dijual,jika mba mau,silahkan diambil saja,tp mba hrs tinggalkan fotocopy kartu identitas mba”..”benarkah?oke saya ambil ini,ini kartu identitas saya,terimakasih”..
Setelah mendapatkan lukisan itu Zahra pulang kembali kerumahnya..berselang beberapa menit setelah Zahra pulang,yusuf berjalan-jalan mengelilingi pameran lukisan miliknya,langkahnya terhenti saat melihat lukisan Zahra sdh tidak ada ditempatnya,”mas lukisan yg ada disini sudah ada berminat”Tanya yusuf penasaran..”iya tuan,tadi ada seorang perempuan yg berminat dengan lukisan ini,wajahnya mirip sekali dengan wajah didalam lukisan itu,tapi perempuan itu kakinya tidak ada alias buntung tuan”..”zahra??aee oh begitu,dia memberikan kartu identitasnya?” ..”iya tuan nih kartu identitasnya”..lalu yusuf membaca info di kartu identitas itu “zahraa?..ya ini Zahra..wanita yg kucintai,,tapi dia tidak cacat..aku harus menyelidikinya”…berhari-hari sudah yusuf mencari alamat Zahra..sampai akhirnya yusuf menemukan alamat zahra,dibukanya pintu gerbang rumah Zahra ,saat kakinya melangkah,dia menoleh kearah kanan,dia melihat sosok wanita dikursi roda,karna penasaran dia menghampiri wanita itu,dilihatnya dari dekat..”Zahra??apa ini kamu Zahra?”..”zahra kaget mendengar suara itu,dia menolehkan kepalanya..”yusuf,yusuf,benarkah ini dirimu?” Zahra kaget melihat kenyataan bahwa skarang yusuf brada dihadapannya,”yusuf maafkan aku,aku tak bermaksud u/ mengingkari janji kita,yusuf aku selalu menunggumu,”….”hussst..sudahlah Zahra aku tau itu,sama halnya seperti aku yg selalu memikirkanmu,dan menunggumu Zahra”..”tapi yusuf kondisiku sekarang sudah cacat,aku malu dengan mu yusuf,aku takut kau kecewa padaku”..”Zahra ketahuilah cinta itu tak memandang dari siapa dirimu,atau seperti apa kondisimu,tapi cinta itu menerima apa adanya,aku tetap mencintaimu Zahra,mencintaimu setulus-tulusnya..aku ikhlas menerimamu,,kau tetap Zahra ku yang dulu…”

Setelah itu yusuf mengajak Zahra u/pergi ke tepi pantai dekat dermaga tempat dimana mereka berjanji untuk bertemu,yusuf mendorong kursi roda Zahra,dan berhenti di tempat yang sangat bagus untuk melihat matahari terbenam,”Zahra orang yang kusayangi,disenja ini ku ingin mengatakan bahwa aku ingin menjadi imam bagimu,menjadi yg halal bagimu,untuk melindungimu,menyayangimu,sepenuh hatiku..zahra kekuranganmu adalah kelebihan buatku,Zahra maukah kau menjadi pendampingku??”….”yusuf pemuda yang kucintai, siapalah aku yg berhak menolak cinta yg hadir dijiwa,tanpa dipaksa..aku juga mencintaimu,yusuf..aku akan baktikan diri demi mendapat ridho ilahi,aku ingin menjadi permainsuri dalam hidupmu yg senantiasa menemanimu dalam suka dan duka..aku ingin menjdi makmum yg baik u/mu..dan aku ingin menjdi bidadari yg bersemayam didalam hatimu..yusuf..aku bersedia”…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar