Jumat, 27 April 2012

Langit Kelam tanpa bintang..

Suamiku yang sholih..
Rasa rindu ini menjelma menjadi serpihan asa..
Asa untuk berjumpa denganmu disana..
Bertemu dalam lingkaran cinta-NYA..
Menari bersama ditaman surga yang didamba..

Suamiku, yang aku cintai karna Allah..
Hari-hariku bagai langit kelam tanpa bintang..
Seakan keindahan perlahan hilang..
Gelap pekat tak ada cahaya..
Bulan pun tak sanggup berkata-kata..
Hanya diam seribu bahasa..

Simpul senyum yang dulu tertoreh dibibirmu..
Masih teringat dalam benakku..
Sepucuk surat cinta yang kau berikan dulu..
Masih tersimpan rapih dalam herbarium hidupku..

Ingatkah dirimu sayang,saat lafaz janji terucap..?
Didepan ayah dan ibuku..
Saat dirimu mengambilku dari mereka..
Ada rasa bahagia..
Ada pula rasa sedih yang menyesakkan dada..
Bahagia karna aku telah halal untukmu..
Menjadi permaisuri dalam hidupmu..
Namun bersedih hati karna menjauh dari ayah dan ibu..

Sayangku, aku merindukan hangat pelukmu yang dulu..
Aku merindukan belaian lembut tanganmu..
Aku merindukan sebongkah cinta yang dulu kusemai bersamamu..
Aku rindu suamiku..aku rindu...

Butiran air mata mungkin tak akan cukup,mewakili rasa dihatiku..
Yang begitu tersiksa atas kepergianmu..
Hanya hitungan tahun yang tak lama..
Kita rajut segala impian dan asa..
Impianmu dan impianku tuk mewujudkan keluarga bahagia..

Tapi kini itu semua hanya mimpi..
Dirimu telah pergi..
Memenuhi panggilan ilahi rabbi..
Sayang,tak akan kucari pengganti..
Karna tak akan ada seorang yang menghulurkan cinta setulus kasih..
Seperti dirimu seorang yang kucintai..
Aku yakini ada hikmah yang tersembunyi..
Karna mungkin,inilah jalanku untuk meraih cinta Hakiki..

Suamiku aku mencintaimu.. akan tetap setia menjaga cintaku untukmu..
sampai bertemu di jannah-NYA suamiku..Ditepian Cinta yang menjadi tempat pertemuanku dan dirimu..
Insya Allah :’)

( Penulis : Laila )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar