Sabtu, 28 April 2012

“Pesan Dari seorang Ummi yang terpisah dari anaknya di Bumi Jihad Palestina” ~ANAKKU JANGAN MENANGIS~

Assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh..

Untuk anakku yang  tidak aku ketahui keberadaannya..
dalam keadaan hidup atau meninggal dunia..

Anakku yang ummi sayangi,sedih hati ummi ketika menuliskan pesan ini,hati ummi pedih bagai
disayat pisau tajam bila mengingat dirimu..bagaimana keadaanmu saat ini,adakah kau disana disiksa
dan bergelar syahid ? ataukah ikut dalam barisan para mujahid dan bersembunyi bersama mereka di
tempat persembunyian yang gelap pekat?

Anakku,maafkan ummi sayang karna pada waktu itu..
saat tentara zionis keji itu menggeledah tempat  tinggal kita,
ummi tidak sempat membawamu dalam dekapan ummi..
 karna saat itu hari sudah malam dan dirimu terlelap tidur dikamar,suasana malam itu begitu
mencekam,ummi ditarik paksa mereka. jilbab ummi hampir lepas,mereka menyeret tubuh ummi
sampai keluar rumah dan membawa ummi kabur dengan sebuah mobil patroli pasukan israel,saat
itu ummi begitu takut anakku,ummi tak berdaya melawan para biadab itu ummi sudah mencoba
melemparkan barang-barang yang ada didekat ummi ke mereka tapi entah mereka tak merasakan
sakit akibat pukulan benda-benda tumpul yg ummi pukulkan ke mereka,mereka malah menyeringai
seperti kuda,tubuh mereka seakan terbuat dari besi..akibat perlawanan ummi, wajah ummi dipukul
sampai pipi dan mata ummi lebam,memerah dan berdarah..tapi ummi tak peduli..ummi tetap akan
melawan sampai titik darah penghabisan.

Anakku,satu hal yang sangat ingin ummi katakan kepadamu melalui pesan ini,ummi harap kamu
Berbesar hati menerimanya,karna abi telah menjemput kesyahidannya insya Allah,ummi ingat
sebelum Ummi diseret keluar oleh dua orang biadab,abi diseret  terlebih dahulu,saat abi diseret
paksa ummi menjerit kencang mengumandangkan Takbir,tidak lama setelah abi dibawa keluar
terdengar suara senapan diiringi Takbir,ummi sangat yakin itu abi,abi telah ditembak oleh orang –
orang biadab itu,orang-orang  yang  tidak punya hati!!
abi telah syahid anakku,abi telah menemui istri-istrinya dari kalangan bidadari..menemui Rabb
penguasa alam ini..

anakku yang sholih,tidak usah mengkhawatirkan ummi disini,ummi dalam keadaan baik,meski lebam
dikedua mata dan pipi ummi belumlah sembuh. Alhamdulillah Allah mendengar doa ummi,Allah
menyelamatkan Ummi dari tawanan tentara kuffar yang kejam,saat mobil patroli yang membawa
ummi melintas disuatu jalan tiba-tiba sekelompok orang berpakaian hitam,dan wajah yang ditutupi
kain yang dililitkan dikepala,mengepung mobil patroli yg ummi tumpangi dan menembaki seluruh
tentara kuffar yang kira-kira berjumlah lima orang,melihat kejadian itu,jujur ummi takut,takut kalau
mereka juga akan menembak ummi,tapi ternyata tidak,melihat ummi dengan jilbab hitam
panjang,mereka membuka penutup wajahnya dan berkata “tenang saudariku,ini kami para
mujahidin yang sedang beroprasi diwilayah ini,tenanglah kami akan membawamu ke basecamp dan
kau akan dirawat oleh para mujahidah disana”.. mendengar kata-kata itu ummi sangat senang,ummi
bersyukur karna Allah telah menolong ummi.. melalui tangan mereka.

anakku yang ummi cintai karna Allah,bila saat ini dirimu dalam keadaan hidup,ummi sangat berharap
pesan ini sampai kepadamu,dan ummi hanya ingin mengatakan bahwa ummi selalu berdoa
untukmu,ummi selalu memohon pada Allah agar dirimu diberi kekuatan dalam berjuang membela
agama Islam,ummi tidak akan menyuruhmu menemui ummi,meski tidak ummi pungkiri batu
kerinduan untuk bertemu dan memeluk tubuh mungilmu, menyesakkan dada ummi,tapi ummi
teringat pada Allah,Allah akan memberimu lebih dari sekedar pelukkan hangat yaitu surga dan
seluruh isinya.
ummi sangat mendukungmu untuk berjihad meski nantinya ummi akan kehilangan
dirimu,satu-satunya perhiasan yang ummi miliki,ummi ikhlas anakku,ummi ikhlas dirimu terluka dan
bersimbah darah melawan mereka demi menegakkan kebenaran,ummi rela karna luka dan
darahmu yang membasahi bumi para syuhada akan menjadi saksi perjuanganmu anakku.

Namun pabila saat ini dirimu sudah tidak ada didunia,ummi  tetap senantiasa berdoa untukmu agar
dirimu disandingkan bersama orang-orang pilihan,para mujahid terdahulu. dan ummi kadang
membayangkan jika dirimu memang sudah tiada,disana dirimu tersenyum kepada ummi seakan
mengajak ummi untuk segera menyusulmu dan abi menuju jannah-NYA.. :’(

tapi disisi lain Ummi, merasakan bahwa dirimu kini sudah aman,tapi ummi tidak tau amannya dirimu
berada bersama mujahidin ataukah telah tenang disisi Allah.



anakku sungguh ummi rindu saat-saat indah yang telah ummi lewati bersama dirimu dan abi dua
orang yang sangat ummi cintai karna Allah..
adakah hari dimana kita akan dipertemukan kembali?? ..
ummi yakin kelak,Allah akan pertemukan kita kembali dalam dunia yang kekal dan ditumbuhi bunga-
bunga yang indah..dimana kita bebas bersendau gurau dan bercanda bersama tanpa takut lagi hujan
peluru dan bombardir dari pasukan keji itu.

Anakku,jangan pernah kau mengeluarkan air mata saat melawan mereka,karna air matamu tak
pantas untuk menangisinya,menangis lah karna agama Islam telah diinjak-injak,disepelekan,dan
dihina oleh kaum kuffar,menangislah ketika satu orang mujahid tertembak,menangislah saat melihat
puluhan anak dibunuh dan disiksa,menangislah ketika melihat para wanita diperkosa dan
dianiaya,menangis diiringi rasa geram untuk membalas kebiadaban mereka,menangis diiringi rasa
benci untuk segera memusnahkan mereka..
usah menangis karna luka yang kau rasakan,jangan menangis untuk kekejaman mereka..
ummi yakin dirimu mampu untuk membela agama,dan kelak dirimu yang akan mengiringi ummi
kesyurga-NYA.. aamiin ya rabbal’alamin..

~Anakku Jangan Menangis~

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh..

 Dari ummi yang menyayangi dan mencintaimu karna Allah..

( karya : Laila )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar