Untuk anakku yang
tidak aku ketahui keberadaannya..
dalam keadaan hidup atau meninggal dunia..
Anakku yang ummi sayangi,sedih hati ummi ketika menuliskan
pesan ini,hati ummi pedih bagai
disayat pisau tajam bila mengingat dirimu..bagaimana
keadaanmu saat ini,adakah kau disana disiksa
dan bergelar syahid ? ataukah ikut dalam barisan para
mujahid dan bersembunyi bersama mereka di
tempat persembunyian yang gelap pekat?
Anakku,maafkan ummi sayang karna pada waktu itu..
saat tentara zionis keji itu menggeledah tempat tinggal kita,
ummi tidak sempat membawamu dalam dekapan ummi..
karna saat itu hari sudah
malam dan dirimu terlelap tidur dikamar,suasana malam itu begitu
mencekam,ummi ditarik paksa mereka. jilbab ummi hampir
lepas,mereka menyeret tubuh ummi
sampai keluar rumah dan membawa ummi kabur dengan sebuah
mobil patroli pasukan israel,saat
itu ummi begitu takut anakku,ummi tak berdaya melawan para
biadab itu ummi sudah mencoba
melemparkan barang-barang yang ada didekat ummi ke mereka
tapi entah mereka tak merasakan
sakit akibat pukulan benda-benda tumpul yg ummi pukulkan ke
mereka,mereka malah menyeringai
seperti kuda,tubuh mereka seakan terbuat dari besi..akibat
perlawanan ummi, wajah ummi dipukul
sampai pipi dan mata ummi lebam,memerah dan berdarah..tapi
ummi tak peduli..ummi tetap akan
melawan sampai titik darah penghabisan.
Anakku,satu hal yang sangat ingin ummi katakan kepadamu
melalui pesan ini,ummi harap kamu
Berbesar hati menerimanya,karna abi telah menjemput
kesyahidannya insya Allah,ummi ingat
sebelum Ummi diseret keluar oleh dua orang biadab,abi
diseret terlebih dahulu,saat abi diseret
paksa ummi menjerit kencang mengumandangkan Takbir,tidak
lama setelah abi dibawa keluar
terdengar suara senapan diiringi Takbir,ummi sangat yakin
itu abi,abi telah ditembak oleh orang –
orang biadab itu,orang-orang yang tidak
punya hati!!
abi telah syahid anakku,abi telah menemui istri-istrinya
dari kalangan bidadari..menemui Rabb
penguasa alam ini..
anakku yang sholih,tidak usah mengkhawatirkan ummi
disini,ummi dalam keadaan baik,meski lebam
dikedua mata dan pipi ummi belumlah sembuh. Alhamdulillah
Allah mendengar doa ummi,Allah
menyelamatkan Ummi dari tawanan tentara kuffar yang
kejam,saat mobil patroli yang membawa
ummi melintas disuatu jalan tiba-tiba sekelompok orang
berpakaian hitam,dan wajah yang ditutupi
kain yang dililitkan dikepala,mengepung mobil patroli yg
ummi tumpangi dan menembaki seluruh
tentara kuffar yang kira-kira berjumlah lima orang,melihat
kejadian itu,jujur ummi takut,takut kalau
mereka juga akan menembak ummi,tapi ternyata tidak,melihat
ummi dengan jilbab hitam
panjang,mereka membuka penutup wajahnya dan berkata “tenang
saudariku,ini kami para
mujahidin yang sedang beroprasi diwilayah ini,tenanglah kami
akan membawamu ke basecamp dan
kau akan dirawat oleh para mujahidah disana”.. mendengar
kata-kata itu ummi sangat senang,ummi
bersyukur karna Allah telah menolong ummi.. melalui tangan
mereka.
anakku yang ummi cintai karna Allah,bila saat ini dirimu
dalam keadaan hidup,ummi sangat berharap
pesan ini sampai kepadamu,dan ummi hanya ingin mengatakan
bahwa ummi selalu berdoa
untukmu,ummi selalu memohon pada Allah agar dirimu diberi
kekuatan dalam berjuang membela
agama Islam,ummi tidak akan menyuruhmu menemui ummi,meski
tidak ummi pungkiri batu
kerinduan untuk bertemu dan memeluk tubuh mungilmu,
menyesakkan dada ummi,tapi ummi
teringat pada Allah,Allah akan memberimu lebih dari sekedar
pelukkan hangat yaitu surga dan
seluruh isinya.
ummi sangat mendukungmu untuk berjihad meski nantinya ummi
akan kehilangan
dirimu,satu-satunya perhiasan yang ummi miliki,ummi ikhlas
anakku,ummi ikhlas dirimu terluka dan
bersimbah darah melawan mereka demi menegakkan kebenaran,ummi
rela karna luka dan
darahmu yang membasahi bumi para syuhada akan menjadi saksi
perjuanganmu anakku.
Namun pabila saat ini dirimu sudah tidak ada didunia,ummi tetap senantiasa berdoa untukmu agar
dirimu disandingkan bersama orang-orang pilihan,para mujahid
terdahulu. dan ummi kadang
membayangkan jika dirimu memang sudah tiada,disana dirimu
tersenyum kepada ummi seakan
mengajak ummi untuk segera menyusulmu dan abi menuju
jannah-NYA.. :’(
tapi disisi lain Ummi, merasakan bahwa dirimu kini sudah
aman,tapi ummi tidak tau amannya dirimu
berada bersama mujahidin ataukah telah tenang disisi Allah.
anakku sungguh ummi rindu saat-saat indah yang telah ummi
lewati bersama dirimu dan abi dua
orang yang sangat ummi cintai karna Allah..
adakah hari dimana kita akan dipertemukan kembali?? ..
ummi yakin kelak,Allah akan pertemukan kita kembali dalam
dunia yang kekal dan ditumbuhi bunga-
bunga yang indah..dimana kita bebas bersendau gurau dan
bercanda bersama tanpa takut lagi hujan
peluru dan bombardir dari pasukan keji itu.
Anakku,jangan pernah kau mengeluarkan air mata saat melawan
mereka,karna air matamu tak
pantas untuk menangisinya,menangis lah karna agama Islam
telah diinjak-injak,disepelekan,dan
dihina oleh kaum kuffar,menangislah ketika satu orang
mujahid tertembak,menangislah saat melihat
puluhan anak dibunuh dan disiksa,menangislah ketika melihat
para wanita diperkosa dan
dianiaya,menangis diiringi rasa geram untuk membalas
kebiadaban mereka,menangis diiringi rasa
benci untuk segera memusnahkan mereka..
usah menangis karna luka yang kau rasakan,jangan menangis
untuk kekejaman mereka..
ummi yakin dirimu mampu untuk membela agama,dan kelak dirimu
yang akan mengiringi ummi
kesyurga-NYA.. aamiin ya rabbal’alamin..
~Anakku Jangan Menangis~
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh..
Dari ummi yang
menyayangi dan mencintaimu karna Allah..
( karya : Laila )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar