Siang itu matahari begitu terik bersinar,seorang
wanita berambut panjang Nampak berdiri diatas jembatan penyebrangan ,wanita itu
bernama elisa,wanita beragama nasrani yg taat dengan salib yg mlingkar di
lehernya..wanita itu perlahan menaikan btang besi penyanggah jembatan
krn ingin melompat dr jembatan,karna dia sudah putus asa akan
hidupnya..tiap usaha yg dikerjakannya selalu gagal,diumurnya yg sudah menginjak
25 tahun blum ada pemuda yg meminangnya..dia kecewa dengan tuhannya.
Seorang laki-laki berparas tampan,memakai baju koko
lengkap dengan peci dan celana yg mengatung tak sengaja memergoki aksi
elisa,segera saja laki-laki itu mendekatinya..
“sedang apa kau disitu,ingin bunuh diri?”
“peduli apa kamu denganku,pemuda asing?,tuhan yesus
saja yg lama mengenalku tak peduli denganku,kamu yg baru mengenalku sok
peduli”jawabnya sinis..
“aku memang tak mengenalmu,tapi tuhanku mengenalmu dan
peduli denganmu”
“mana mungkin, aku tak kenal dengan tuhanmu siapa
dia?sehebat apakah dia?dan bagaimana dia tau aku?”
“Dialah ALLAH,Allah menciptakan aku,kamu dan semua
manusia beserta jagat raya ini dan isinya,DIA mengenalmu karna dirimu adalah
bagian dari hambanya”
“tuhanmu begitu hebat,apakah ia bisa membuatku
sukses,dan memiliki seorang pendamping hidup?”
“tentu tuhanku bisa membuat hal yg tidak mungkin
menjadi mungkin,sesuatu yg mustahil jadi nyata,tak ada yg suluit dimataNYA”
“hmm,kalau bgitu kenalkan aku dengan tuhanmu itu
dimana dia skarang?” tanyanya penuh rasa penasaran.
“DIA berada disini”sambil menunjuk dada.a dengan jari
telunjuk..
“maksudmu apa?”
“DIA berada dihati setiap insan manusia ,DIA selalu
mengawasi apa yg kulakukan,Dia sangat baik dan peduli padaku dan pada
makhluknya”
“dia tak berbentuk seperti tuhanku??apa kau pernah
mlihatnya?”
“Aku tak pernah tau DIA seperti apa,aku hanya mrasakan
tanda-tanda kekuasaannya,hanya org-org yg beriman dan bertaqwa yg bisa
berkesempatan bertemu denganNYA”
“Aku ingin jadi org yg bisa melihatnya bagaimana
caranya?”
“ikut denganku kesana”,sambil menunjuk kearah masjid
besar disebrang jmbatan .
Akhirnya wanita itu menurunkan kakinya dari
tiang-tiang penyanggah dan menghampiri lelaki itu,
“baiklah aku akan ikut denganmu,oya siapa
namamu?”sambil menghulurkan tangannya.
“maf agamaku mlarang berjabat tangan dgn seorg wanita
selain muhrimku,namaku fajar”
“oh begitu,namku elisabet,panggil saja aku elisa”
“baik elisa ikut aku ke masjid itu,akan kutemui engkau
dengan ustad ku”
Sesampainya dimasjid fajar menghampiri sang ustd yg
sedang membaca al-qur’an..
“assalamu’alaikum ustd..”
“wa’alaikumsalam,ada apa nak fajar??”
“afwan ustd,ada teman ana yg ingin mengenal islam,dia
ingin masuk islam bisakah ustd menjadi saksi keislamannya??”
“tentu bisa ya akhi,itu tugas ane u/menjadi saksi bagi
org-org yg akn msuk islam,mana tmanmu?”
“ini ustd seorg wanita yg bru kukenal tadi,namanya
elisa,”
“elisa..”ucap wanita itu..
“abu bakar,”jawab ustd itu”
“benarkah kamu ingin mengenal islam nak?,seberapa
kuatkah keinginanmu untuk mengenal islam?”
“ya aku ingin tau apa itu islam,ttg tuhannya,dan ttg
kitab sucinya,sekuat keinginanku u/bahagia,krn aku putus asa dengan tuhanku,yg
mengacuhkanku..”
“baiklah,klo itu keinginanmu,ikutilah kata-kata
ku,asyhadualailahaillallah wa asyhaduanna muhammadarrasulullah”
Dengan terbata-bata elisa mengikuti kata-kata ustd abu
bakar,singkat cerita elisa kini mnjadi org islam dan mengganti namanya mnjadi
hasnah az-zahra..
***
Kini hari-hari hasna diisi dengan berbagai aktifitas
keislaman hasna tidak lagi pulang kerumah orang tuanya,mlainkan dia tinggal di
pesantren milik ustd abu bakar,namun ada satu hal yg blum dilakukan hasnah
sbgai seorg muslimah yaitu mengenakan jilbab,beberapa bulan stelah keislamannya,hasnah
mrubah sluruh pnampilannya,mulai dari celana yg kini berganti rok panjang,baju
lengan pendek yg kini brgnti dgn baju lengan pnjang dan rambut yg trgerai kini
berganti mnjadi jilbab yg membuatnya tampak anggun dn cantik..
Suatu hari fajar dating ke pesantren itu u/ memantau
prkmbangan hasna,subhanallah dia sangat terkejut mlihat prubahan hasna,
“assalamu’alaikum”sapa fajar kpda hasna..
“wa’alaikumsalam fajar”
“bagaimana kabarmu hasna?”
“Alhamdulillah baik fajar”
“Alhamdulillah,oya bagaiman apendapatmu setelah
beberapa bulan ini menjadi seorang muslimah,hasna?”
“Alhamdulillah fajar,aku temukan ketenangan dlm
islam,hatiku jadi terkendali,pikiranku sejuk dan ringan,betapa hebatnya Allah
bisa menenangkan perasaanku,hingga aku sangat mrasa nyaman brada dalam
islam,apalagi saat senandung langit(AYAT-AYAT AL-QUR’AN) dibacakan hatiku
bergetar hebat,seperti aliran listrik yg bgitu kuat menggetarkan hatiku”ungkap
hasnah
Tanpa dirasa air mata hasnah bercucuran,membasahi
pipinya..
“subhanallah,maha besar Allah”..jawab fajar singkat..
“oya hasna besok ada aksi Palestine di Jakarta,kau mau
ikut?”
“aksi Palestine?? u/ apa ada apa di Negara itu?”
“kau blum tau ya hasna?baiklah aku jlaskan,disana
saudara-saudara kita sedang perang dengan Israel musuh besar agama kita,Israel
adalah slah satu Negara yg ingin menghancurkan Negara-negara islam terutama
palestina yg mrupakan tempat al-aqsa berdiri,tempat yg dilindungi oleh
Allah,Israel mlakukan manipulasi sdemikian rupa shingga lahan palestina
perlahan-lahan habis karna dirampas olehnya,mereka bgitu kejam dan bengis
menyiksa saudara-saudara kita,ditembaknya hidup-hidup ,dianiyaya,dan
disiksa,tapi saudara-saudara kita disan tak pernah menyerah karna mereka tau
kemtian merk tak kan sia-sia karna ganjarannya adalah syurga,hanya dengan
berbekal sebongkah batu mereka maju menghadang tiap-tiap barisan tentara
bersenjata,sungguh aku tak bisa lagi menggambarkan kekejaman mreka..”
“masya Allah,begitukah ?? sungguh kejamnya Israel..”
“ya makanya besok ikut ya ,walau kita ga bisa bantu
lewat tenaga ke palestina tp dukungan kita besok pling tidak upaya
membangkitkan smangat para mujahid yg ada dsana..”
“baiklah fajar aku ikut,inilah pertama kalinya aku
aksi mendukung islam,aku takkan mlewatkannya”ucap hasnah,dengan semangat 45..
“oke kita brangkat sore ini ke Jakarta”
Keesokan harinya pukul 12 siang masyarakat yg pduli
dgn palestina berkumpul di lapangan monument nasional Jakarta pusat,memutihkan
Jakarta,sorak-sorai ormas-ormas islam membahana,mengumandangkan takbir,bentuk
semangat dn dukungan terhadap rakyat palestina ,hasna dan fajar berada
dibarisan belakang,hasna sungguh takjub akan peristiwa yg baru saja
dilihatnya..
“islam itu luar biasa”..gumamnya..
“ya memang makanya aku bangga menjadi umat
islam,dengan segudang keluarbiasaan yg dimilikinya..apalagi tuhan yg menjadi
sesembahannya yaitu Allah..allah yg maha besar..
“iya ya fajar,fajar aku ingin deh ke sana ,aku ingin
menjadi mujahidah yg mati dalam keadaan syahid..”
“cita-cita mu Sungguh mulia hasna,semoga Allah
mengizinkan..”
“amiin,,” jawab hasna dengan senyman yg mnghiasi
wajahnya..
***
Setelah aksi itu hasna kembali ke
pesantren,mengerjakan aktifitasnya seperti biasa,namun entah sejak kapan hasna
selalu mmikirkan fajar,lelaki yg merubah hidupnya..
Hasna terbangun dari tidurnya,kira-kira jam stengah
dua pagi,untuk mnunaikan sholat tahajud,seusai sholat hasna berdoa ,bermunajad
kpda Allah..
”ya Allah,tuhan yg maha pengasih lagi maha
penyayang,yg kekuasaannya tiada pernah terbayang,yg cintanya tak pernah ada
tandingannya,yg kasihnya tiada yg menyamakan..ya Allah aku bersimpuh dalam
keheningan malam ini,berikan aku ptunjuk padaku u/ dapat mengetahui jalan kluar
dari semua permasalahanku,ya Rabb saat ini aku sdang drundung kebingungan,aku
tak tau perasaan apa yg ada didalam hatiku kepada fajar,lelaki yg telah
menyelamatkanku dari neraka-MU menuju syurga-MU,dia tlah membuatku jatuh cinta
ya Rabb,keshalihannya telah memikat hatiku,ketqwaannya pada-MU yg membuat aku
smakin mencintainya,aku tau ya Rabb bahwa tak pantas rasanya aku bisa bersanding
dengnnya,dengn seorg yg ilmunya mlebihi ku ,yg kecintaannya pada-MU jg melebihi
ku,aku malu ya rabb menyimpan prasaan ini ,prasaan yg skiranya tak pantas ada
di hatiku,apa yg harus aku perbuat ya Allah?”
Tangisan hasnah memecahkan keheningan malam itu..
***
Keesokan paginya hasna berjalan-jalan ditepi danau
dekat pesantren dibawanya al-qur’an ditangnnya,langkahnya terhenti
disebuah batu yg cukup besar untuk diduduki..kemudian hasna membuka al-qur’an
yg dibawanya,dicarinya surah ar-rum,dibacanya surah itu…hingga habis..saat dia
ingin kembali ke pesantren,dipertengahan jalan hasna bertemu dengan fajar dan
ustd abu bakar,karna hasna tak ingin terlihat oleh fajar dan ustd abu bakar
hasna bersembunyi dibalik pepohonan yg cukup besar u/menyembunyikan dirinya..
Ternyata ustd abu bakar dan fajar berhenti disamping
pohon tempat hasnah bersembunyi ,jantung hasna berdetak kencang krn takut
ketahuan oleh fajar dan ustd abu bakar,ternyata ustd abu bakar sedang
membicarakan pernikahan,,hasna penasaranmendengar percakapan tersebut..
“fajar bagaimana dengan calon yg ane ajukan untuk
nt,cocok jar?”
“hmm,Alhamdulillah cocok ustd,kira-kira kapan ya ustd
bisa proses dengan akhwat itu?”
“insya Allah,ane proses secepatnya jar,nt sabar aja
ya..”
“ iya ustd,syukron ustd”
Hati hasna hancur,hasna berlari sambil menangis menuju
pesantren ,masuk ke kamarnya..
“ya rabb,bagimana ini ya rabb,hatiku sakit ya rabb,tp
aku tak mau berlarut-larut dalam kesedihan ini,.ya Allah seandainya telah kau
catatkan fajar milikku tercipta untuk diriku,satukanlah hatinya dengan
hatiku,titipkanlah kebahagiaan,namun seandainya fajar bukan untukku jauhkanlah
ia dariku,dan hilangkan dirinya dari ingatanku..”
***
Dua bulan kemudian,hasna mendapat undangan dari
Jakarta dia membukanya perlahan ,
“Walimatul urs fajar dan Inayah”
“masya Allah,ya rabb..akhirnya aku saksikan kenyataan
ini,kenyataan bahwa dia tlah bersama yg lain,ya rabb aku ikhlaskan ini ya
rabb..”
***
Satu tahun berlalu kini hasna telah melupakan fajar
sepenuhnya,dia kubur prasaan nya dalam-dalam dan kini hasna sudah
matang menjadi seorg aktifis da’wah,dia memutuskan untuk menjadi relawan
Indonesia untuk palestina bersama teman-teman seperjuangannya,saat ingin ke
Bandara,fajar dan istrinya mengantarkannya ..
Sesampainya di bandara,fajar berkata pada hasna..
“hasna Subhanallah ya cita-cita mu tercapai untuk
menjadi relawan palestina”
“iya akh,Alhamdulillah ana bisa ikut berjuang bersama
teman-teman Indonesia disana ,doakan ana ya jar,supaya Allah melancarkan segala
sesuatunya,dan bila diizinkan ane mau mati disana,jar”ucap hasnah sambil
tertawa kecil.
“iya ane doakan hasna,semoga Allah melindungimu ya
hasna”
“ya syukron akh,ana jalan dulu ya”
“jaga dirimu..”
“iya kau tenang saja fajar”
Sebulan berlalu setelah kepergian hasna ke palestina,blum
terdengar kabar dari hasna disana..
Fajar sangat khawatir,sampai akhirnya suatu hari ada
berita di TV,tentang kondisi palestina
“KABAR DUKA DARI PALESTINA,SUDAH DIPASTIKAN DUA ORANG
RELAWAN DARI INDONESIA UNTUK PALESTINA,meninggal dunia AKIBAT BOM YG DILEDAKKAN
ISRAEL ,KORBAN TEWAS ITU BERNAMA TAUFIQ AL-HASAN DARI KNRP,DAN HASNAH
AZ-ZAHRA DARI KISPA,SEMOGA MEREKA DITERIMA DISISI-NYA “
“innalillahi wainnailahi roji’un ,hasnah
az-zahra..Subhanallah Allah mengabulkan do’anya,ya Rabb terimalah hasnah sebagai
slah satu hamba-Mu,yg KAU cintai,masukkanlah dia ke syurga-Mu ya
rabb,sandingkanlah ia dengan bidadari-bidadari-MU,aku mencintainya karna-MU ya
rabb” ucap fajar diiringi isak tangis..dan butiran-butiran air mata yg
membasahi pipinya..
assalamuallaikum
BalasHapussalam kenal ka saya agung,cerita ya bagus sekali,bolehkan saya memasang cerita nya di blog saya makasih ya ka wassalamualaikum
Boleh kak silahkan
Hapus