Minggu, 06 Mei 2012

Puisiku dalam penantian

telah tiba waktunya untukku..
menjauh.. sejauh mungkin..
menghilang bersama awan kelabu..
menghilang dalam lautan waktu..
meski sepercik rindu masih bersemayam dalam hatiku..

ingatlah selalu.. saat aku memberikan sebuah puisi rindu untuk dirimu..
tenanglah duhai yang sedang menunggu,diriku tetap membawa segenggam rindu ini,melewati putaran waktu yang tak pernah kutau ada dimana ujungnya..

jagalah selalu diri dan hatimu, maafkan aku untuk saat ini aku masih ragu..
ragu untuk melangkah bersamamu..
menapaki jalan setapak menuju janji suci itu..

aku memilih menjauh,meski air mata ini terus mengusik kesabaranku..
tak mudah berdiri kokoh layaknya batu karang dilautan..
karna hatiku begitu rapuh untuk itu..

saat aku mencoba kembali memandang kedepan,
inginnya aku melangkah lebih cepat menuju batas waktu itu..
saat dimana takdir-NYA memutuskan..
apakah aku akan bersama dirimu..bersamamu dalam waktu yang lama merajut segala asa yang kan dirangkai menjadi ukiran cinta atas nama-NYA..

maafkan hati ini yang tak bisa terus dekat denganmu..
yang terbaik.. menunggu dibatas waktu tanpa mengusik perasaan masing-masing.. :')
aku mulai belajar dewasa dan bijak dalam menata hidup..
menjadi sebaik-baiknya wanita..

(Catatan kecilku_laila 07/05/12)

1 komentar:

  1. Asslamualaikum..
    Allah menciptakan suatu masalah agar kita selalu beristiqamah..

    ingatlah akan Diri-Nya
    dan bersabarlah...
    "belum tentu dimata manusia terbaik di mata Allah"
    Wallahua'lam..., Lahauwalahuwataillabillah..."

    Tersenyum.., dya yg terbaik sdg mnunggu dirmu
    *^_^*

    BalasHapus